Saturday, 24 December 2011

Inilah Cacing Yang Boleh Hidup Di Dalam Lumpur Panas Gunung Berapi

Tidak hanya hidup di lumpur panas yang ada di dasar laut, jenis cacing yang baru ditemukan ini juga memiliki rambut api. Tubuhnya tak hanya silinder memanjang seperti cacing biasa, melainkan di salah satu ujungnya terdapat banyak serabut berwarna merah yang bergerak bebas.

Kerana itu cacing yang temuan Ana Hilario dari Universitas Averio Portugal itu akan dinamai Medusa, untuk mengingatkan pada makhluk berambut ular dalam mitologi Yunani. Hilario menemukannya di mendapan lumpur vulkanik di Teluk Cadiz, Sepanyol yang berada di bahagian barat daya Samudera Atlantik.

Lumpur vulkanik yang muncul dari rekahan di dasar laut mengandung methan sehingga menyediakan sumber energi yang melimpah untuk membentuk komunitas kehidupan yang beragam. Dari kawasan tersebut, Hilario dan pasukannya menemukan 20 cacing namun hanya satu yang paling unik.

Cacing yang berukuran kecil tersebut diidentifikasi dalam kelompok yang disebut frenulate. Para ilmuwan belum banyak tahu mengenai cacing jenis ini. Salah satu rahsia alam yang telah diketahui bahawa di dalam tubuhnya terdapat organ khusus yang mengandung bakteria.

Bakteri tersebut membantu menghasilkan senyawa organik yang dibutuhkan cacing tersebut. Tubuh cacing menyerap zat kimia seperti methan melalui permukaan tubuhnya dan meneruskannya ke organ beriisi bakteria untuk diolah.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...